Transsel :::
PROFILE
Pendahuluan
Transsel dalam hal ini mengacu kepada PT. Kosa Amanah Sejahtera, salah satu usaha yang bernaung di bawah Kosa Group yang dikhususkan untuk menangani Payment Gateway (layanan transaksi seluler), sedangkan divisi yang lainnya adalah Software Development, Mobile Communication Development & Trading, Micro Finance dan Learning Center terutama dibidang entrepreneurship atau kewirausahaan.
Dimotori oleh beberapa tokoh lintas sektoral antara lain dari kalangan ekonom, penggiat kesejahteraan masyarakat, wartawan, marketing, motivator, tokoh agama dan ahli teknologi informasi dimana mereka semua memimpikan masyarakat Indonesia bisa menjadi lebih sejahtera dan bermartabat.
Pilihan untuk menfokuskan diri dibidang Payment Gateway dengan menggunakan media ponsel atau dikenal dengan istilah Transaksi Seluler adalah karena dimasa yang akan datang, menurut berberapa pusat penelitian tingkat dunia, berbagai transaksi perdagangan terutama yang berhubungan dengan konsumen/masyarakat akan banyak menggunakan ponsel , dengan alasan media ini -ponsel- dinilai sangat fleksibel, bentuknya yang kecil dan selalu dibawa kemana-mana.
Untuk merealisasikan Visi dan Misi nya, pada tahap pertama Transsel perlu mengembangkan jaringan kerjanya ke seluruh pelosok Indonesia, diharapkan dalam waktu satu tahun kedepan seluruh kabupaten/kota di Indonesia sudah terlayani oleh Transsel.
Disamping itu pada tahun pertama ini Transsel akan terus mengembangkan software yang kita sebut sebagai Platform Transaksi Seluler Indonesia atau Platform Transsel, dengan platform ini nantinya hampir semua pelaku bisnis bisa mengitegrasikan usahanya dengan transsel di satu sisi dan di sisi lain partner Transsel/pelanggan bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk bertransaksi antara lain untuk pembayaran, pembelian, pemesanan dengan mudah karena cukup dilakukan dari ponsel, disamping itu pelanggan juga mendapat berbagai keuntungan antara lain potongan harga, promo maupun bonus.
Nantinya Platform Transsel juga bisa dimanfaatkan untuk pengiriman uang bukan hanya antar partner Transsel, tetapi juga antara partner Transsel dengan masyarakat, tanpa harus mempunyai rekening bank, cukup dengan nomor ponsel sebagai rekening penerima dan kemudian penerima bisa membelanjakan uangnya atau menarik tunai di Service Point Transsel atau merchant-merchant mitra transsel yang ada. Hal ini menarik karena menurut survey Roy Morgan yang dilansir Ikatan Bankir Indonesia, hanya 18% penduduk dewasa di Indonesia yang mempunyai rekening di bank dengan sebaran yang kurang merata, yaitu sekitar 30% penduduk dewasa kota dan hanya sekitar 10% penduduk dewasa desa yang mempunyai rekening bank, akan tetapi di sisi lain, menurut BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) sekitar 100 juta penduduk mempunyai ponsel dengan sebaran yang hampir merata antara kota dan desa. Dengan demikian keberadaan Platform Transsel diharapkan bisa membatu meningkatkan lalu lintas perekonomian terutama di daerah-daerah yang saat ini belum tersentuh oleh perbankan.
Visi
Penyedia layanan transaksi seluler terdepan dengan jaringan wirausaha di seluruh Indonesia yang professional, tangguh dan mengedepankan akhlaqul karimah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bangsa.
Misi
Membangun jaringan komunitas wirausaha di seluruh Indonesia berdasarkan nilai-nilai persaudaraan.
Meningkatkan pemahaman dan kemampuan entrepreneurship (kewirausahaan) setiap partner sehingga bisa memberikan sumbangan terbaik bagi bangsa.
Mengembangkan teknologi tinggi yang ramah sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
Menumbuhkan kepedulian partner terutama berkenaan dengan masalah kesejahteraan masyarakat dan lingkungan hidup.